Usaha atau bisnis online kini menjadi favorit di kalangan masyarakat. Agar semakin berkembang, bisnis online harus ditunjang oleh kegiatan promosi dan marketing. Karena itu, memiliki website menjadi kebutuhan utama bagi setiap pebisnis baik sebagai katalog online maupun informasi produk atau jasa yang disediakan.

Website adalah salah satu hal yang cukup penting sekarang ini. Dikutip dari Forbes, toko/ perusahaan yang memiliki website akan dirasa lebih profesional. Website perusahaan akan memberikan kesan baik bagi customer. Hal ini nantinya akan berpengaruh terhadap daya tarik customer untuk berkunjung. Selain itu dengan kemajuan teknologi sekarang ini, banyak orang mencari informasi melalui internet. Nah, dengan adanya website, siapa tahu usaha kamu akan lebih dikenal publik. Apakah hanya website perusahaan saja yang butuh website? Tidak! Kamu, yang pengen eksis di dunia internet atau yang bekerja di dunia digital, media ataupun creative profesional juga harus punya website!

Menurut TheMuse, portofolio website sangat diperlukan untuk personal branding. Dengan adanya personal website, kamu bisa meletakkan beberapa portofolio yang pernah dikerjakan. Sekarang ini hampir 40% perusahaan menggunakan social media untuk melakukan seleksi terhadap para calon karyawannya. Jadi, dengan ada nya personal website/ website pribadi ini, kamu bisa “menjual” kemampuan kamu tanpa harus susah-susah antri di event Job Fair lagi. Jadi, masih berpikir bahwa belum butuh website? Hmm.. Coba pikir lagi!

LANGKAH 1:

Memilih Platform Website Terbaik


Jika Anda serius ingin membangun website yang bagus dan mobile friendly, Anda harus memilih platform terlebih dahulu.

Platform yang dapat membuat proses pembuatan website Anda menjadi lebih mudah.

Dan hari ini, Anda akan belajar bagaimana cara membuat website menggunakan platform terbaik.

Lets do this..

Pertama-tama: Apa itu Platform?

16 tahun yang lalu, orang yang ingin membuat website menghadapi masalah yang besar:

Dimana untuk membuat sebuah website, sangat diperlukan keterampilan design dan pengetahuan coding, karena sebagian besar website ketika itu dibangun menggunakan kode HTML, CSS dan flash sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk mempelajarinya.

Saya tidak bercanda…

Satu-satunya cara untuk membuat website pada zaman itu adalah jika Anda mungkin mau menghabiskan sebagian besar hidup Anda belajar HTML di salah satu kuil terpencil di Himalaya.

Munculnya Platform

Tapi, Anda tidak perlu khawatir karena zaman tersebut sudah berlalu, bersyukurlah Anda yang hidup di zaman now, karena sekarang ini tiba-tiba membuat website menjadi mudah!

Dengan munculnya sebuah platform atau lebih dikenal dengan content management system (CMS), siapapun dapat membuat website sendiri tanpa perlu ikut pelatihan khusus.

Yang Anda butuhkan adalah panduan yang bagus dan mungkin secangkir teh atau kopi hangat atau apapun minuman kesukaan Anda untuk menemani Anda dalam proses pembuatan website.

Dan tentunya sebuah paltform terbaik sebagai alat untuk membangun website impian Anda.

Statistik platform paling populer di dunia

Seperti yang Anda lihat, WordPress adalah platform yang paling populer dengan penggunaan lebih dari 50% di seluruh dunia.

Kabar baiknya, Anda akan belajar bagaimana cara membuat website dengan WordPress dalam panduan ini.

Mengapa WordPress

Mungkin Anda bertanya-tanya, apa alasannya mengapa sebagian besar orang menggunakan WordPress:

  • WordPress itu benar-benar GRATIS
  • WordPress memiliki komunitas yang besar
  • Platform yang user-friendly, dan
  • Website yang dibangun menggunakan WordPress akan tampak responsive atau optimal pada semua perangkat termasuk handphone dan tablet.

“Jadi, untuk pemula saya sangat menyarankan WordPress”

Saya pribadi menggunakan WordPress di semua website yang saya miliki (termasuk Penasihat Hosting) dan saya percaya WordPress juga akan cocok untuk Anda.

LANGKAH 2:

Memilih Nama Domain dan Hosting


Agar website Anda bisa diakses oleh semua orang di internet, Anda membutuhkan dua hal, yaitu:

  1. Nama domain (alamat website seperti : namawebsiteanda.com),
  2. Dan web hosting (sebuah layanan yang menghubungkan website dengan internet).
            memilih domain dan hosting terbaik

Web hosting adalah sebuah server untuk menyimpan data-data website secara online, jadi tanpa web hosting, website Anda tidak bisa diakses di internet.

Dan jika Anda membuat website untuk tujuan bisnis, untuk branding atau hanya agar website Anda terlihat professional, maka Anda membutuhkan nama domain yang berekstensi professional juga, seperti .com, .net, .id, .org, .co.id, dsb.

LANGKAH 3:

Menginstall WordPress di cPanel


Anda sudah memiliki 2 amunisi dasar untuk membangun website, yaitu domain dan hosting.

Sekarang adalah saatnya untuk membuat website Anda online dan bisa diakses oleh semua orang di internet.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menginstal WordPress di domain Anda.

Ada dua cara menginstall WordPress, dan kita akan gunakan cara yang paling mudah, yaitu menggunakan fitur Once Click (install dengan 1x klik) di cPanel hosting.

Menginstall WordPress Menggunakan Fitur One Click Installation (Install dengan 1x klik)

Hampir semua penyedia hosting terbaik pasti menyediakan fitur One-Click Installation untuk menginstal WordPress.

Jika Anda memilih hosting yang bagus, Anda akan menemukan fitur ini dalam cPanel hosting Anda.

1. Pertama-tama, masuk ke cPanel: www.domainanda.com/cpanel (ganti “domainanda” dengan nama domain Anda).

Lalu masukkan username dan password yang diberikan pada saat pembelian hosting (cek email pendaftaran hosting jika lupa).

Masuk ke cPanel Hosting
  • MASUK KE CPANEL JETORBIT
  • MASUK KE CPANEL NIAGAHOSTER

1. Log in ke account Jetorbit Anda: https://client.jetorbit.com/clientarea.php dan masukkan username dan password Anda.

2. Perhatikan menu-menu yang ada di sisi sebelah kiri, kemudian klik menu “Layanan” lalu klik tombol “Manage”.

layanan jetorbit

3. Klik tombol “Login to cPanel” yang ada di sebelah kanan bawah layar Anda

klik tombol login to cPanel

2

Sebelum menginstall WordPress, saya akan mengajak Anda untuk menginstall SSL pada domain Anda (hanya beberapa detik saja), agar domain Anda terlihat secure di browser seperti ini:

Website menggunakan SSL = Secure dan professional

Menggunakan SSL

Website TIDAK menggunakan SSL = Not Secure dan tidak professional

Tidak menggunakan SSL

Bagaimana caranya?

Jika Anda menggunakan Jetorbit, SSL sudah otomatis terinstall dan aktif begitu hosting dan domain Anda aktif. Jadi, Anda bisa langsung lanjut ke langkah ketiga.

3. Cari dan klik logo WordPress atau bila tidak ada, pilih “Softaculous Apps Installer”

cari dan klik WordPress

4.Klik tombol biru “Install Now”

Klik tombol Biru Install Now

5. Isi informasi yang dibutuhkan (perhatikan gambar dibawah ini). Setelah semuanya selesai klik tombol “Install”.

Note:

  • Pastikan Anda memilih “choose protocol” nya: https
  • Pastikan Anda menyimpan informasi admin username dan admin password Anda.
install WordPress

6. Tunggu sekitar 1-2 menit hingga website Anda terinstal WordPress dengan sempurna.

Website WordPress sudah berhasil diinstall

Dan… Anda sudah berhasil menginstal WordPress.

Mudah bukan?

Melakukan Sedikit Penyesuaian Pada Website WordPress Baru

Oke, sekarang Anda sudah berhasil menginstal WordPress. Website Anda sudah bisa diakses oleh semua orang di internet.

Selanjutnya apa?

Saat ini website Anda masih terlihat baru dan kosong.

Anda perlu mengurus beberapa hal penting terlebih dahulu untuk membuat website terlihat siap.

1. Log in ke Dashboard WordPress Anda

Apabila Anda tidak yakin bagaimana caranya, ketik: http://domainanda.com/wp-admin/

(ganti “domainanda.com” dengan nama domain Anda).

Log in ke WordPress

Masukkan username atau alamat email dan password (yang Anda buat pada saat menginstal WordPress).

Ketika Anda sudah log in, beginilah tampilan dashboard WordPress Anda:

Dashboard WordPress

2. Ganti Judul dan Tagline Website Anda

Judul dan tagline adalah bagian pertama yang perlu Anda sesuaikan.

Buatlah judul dan tagline yang mencerminkan isi website Anda.

Sebagai contoh, judul website ini adalah “Penasihat Hosting” dan taglinenya adalah “Review Penyedia Layanan Web Hosting Terbaik”.

Bagaimana caranya mengganti judul dan tagline?

Pada dasboard WordPress Anda, klik Settings -> General.

Mengganti judul dan tagline

3. Pastikan Website Anda Search Engine Friendly (SEO)

Ada tiga poin penting yang perlu Anda pertimbangkan ketika menyiapkan website Anda agar search engine friendly (bagus SEO nya).

Untungnya, ketiga poin ini sangat mudah dilakukan di WordPress.

1. Jangan gunakan format yang panjang dan tidak penting pada struktur URL Anda.

Yang dimaksud struktur URL itu adalah yang seperti ini:

http://domainanda.com/2017/02/01/category/bagaimana-cara-membuat-blog

Sebenarnya, engga salah menggunakan struktur URL tersebut, tapi mesin pencari tidak menyukai struktur yang panjang seperti contoh diatas.

Sebaiknya gunakan struktur URL yang pendek dan hindari penggunaan tanggal.

http://domainanda.com/cara-membuat-website

Bagaimana caranya agar struktur URL website Anda dapat seperti contoh yang benar diatas?

Klik Settings -> Permalinks, lalu pilih ‘post name’ dan simpan pengaturan Anda.

pilih permalinks post name

2. Jangan blok mesin pencari untuk membaca dan me-crawl website Anda.

Klik Settings -> Reading.

Scrool mouse Anda kebagian paling bawah.

Pastikan bahwa Anda TIDAK mencentang search engine visibility, jika Anda mencentangnya, maka website Anda sama sekali tidak akan terindex oleh mesin pencarian Google, Yahoo, Bing dan lainnya.

3. Jangan biarkan komentar spam mudah masuk ke website Anda

Faktanya, ada jutaan orang di internet yang gemar meninggalkan komentar spam untuk mengiklankan produk atau jasa mereka.

Klik Settings -> Discussion dan pastikan Anda mencentang kedua pilihan dibawah ini:

moderasi-komentar

4. Hapus konten default WordPress [Seperti: Hello World, Sample Page & Hello Dolly]

Konten-konten yang perlu Anda hapus:

  • Hapus “Hello World” di bagian “Posts”
  • Hapus “Sample Page” di bagian “Pages”
  • Hapus “Hello Dony” di bagian “Plugin”

Arahkan kursor Anda ke judul artikel agar pilihan Edit | Quick Edit | Trash | View muncul.

hapus post

Jangan lupa hapus juga “Sample Post” di bagian “Pages” dan plugin “Hello Dony” di bagian “Plugin” karena kita tidak membutuhkannya.

LANGKAH 4:

Install Tema WordPress dan Tambahkan Halaman Utama Website


Website Anda masih kosong, Anda perlu menambahkan beberapa halaman, seperti home, tentang, kontak, dsb.

Juga, Anda perlu memilih tema website.

Di langkah 4 ini, saya juga akan pandu Anda memilih tema WordPres terbaik untuk apapun kebutuhan Anda.

          memilih tema WordPress terbaik

Bagaimana Caranya Memilih Tema Website?

Buat informasi saja, WordPress memiliki 5.000+ tema gratis yang telah dirancang professional dalam database mereka.

Bagusnya lagi, Anda dapat mengaksesnya secara GRATIS. Disinilah kelebihan WordPress.

Dan untuk mengawali semuanya, kita akan mulai dari memilih tema terbaik untuk website Anda.

 

1. Akses tema gratis WordPress

Klik Appearance -> Themes dan klik tombol “Add New” untuk mengakses tema gratis yang ada di WordPress.

Cari-tema-gratis-di-WordPress

Dan boom! Anda memiliki akses ke lebih dari 5.000+ tema gratis WordPress!

Sekarang Anda bisa menelusuri berbagai pilihan tema seperti seorang anak kecil di toko permen

pilih-tema-WordPress

2. Pilih tema WordPress Anda

Sampai disini, saya perlu memberitahu Anda bahwa sebenarnya sebelum merampungkan panduan ini, saya sudah mencoba berbagai tema WordPress yang menurut saya mudah untuk digunakan bagi siapapun dan apapun tujuannya.

Entah itu Anda membangun blog personal, website untuk usaha Anda, untuk perusahaan kecil ataupun besar sekalipun.

Bagaimana saya dapat membuat halaman baru dan menambahkan artikel?

Faktanya, membuat konten di WordPress itu mudah, semudah menulis di Microsoft Word.

Tapi, ada yang perlu Anda ketahui sebelumnya, yaitu WordPress punya 2 tempat yang bisa Anda gunakan untuk menambahkan konten.

Ada Posts dan ada Pages.

Anda mungkin bertanya-bertanya:

“Mengapa ada 2 tempat? Lalu apa bedanya antara Posts dan Pages? (Penting untuk diketahui sebelum Anda lanjut ke tahap selanjutnya, jadi saya sarankan untuk tidak meloncati bagian ini).

post-dan-pages-di-WordPress

Post dan Pages memang terlihat mirip, namun memiliki fungsi yang berbeda.

  • Post digunakan untuk menerbitkan artikel yang sifatnya rutin di website Anda. Sebagai contoh, jika Anda ingin menerbitkan artikel seminggu sekali atau seminggu dua kali, maka sebaiknya Anda menulisnya dalam bentuk Post.

    Selain itu, Post juga dapat dibagi berdasarkan kategori.

    Katakanlah Anda memiliki blog tentang olahraga, dan Anda mempunyai artikel-artikel tentang olahraga memanah, renang, sepakbola, badminton dan lain-lain.

    Maka Anda dapat memasukkannya kedalam kategori agar lebih mudah dicari oleh pengunjung.

  • Sedangkan Pages sifatnya adalah tetap. Halaman-halaman yang dibuat dalam bentu Pages tidak dapat dimasukkan dalam kategori.

    Contoh halaman yang biasa dibuat menggunakan Pages adalah halaman home, tentang kami, kontak kami, testimonial, produk kami, visi/misi, dsb.

Cara menambahkan Pages

Jika Anda ingin membuat halaman “Tentang Kami”, “Kontak Kami”, “Visi/Misi”, dsb maka Anda harus menulisnya dalam bentuk Pages.

 

1.Di sidebar sebelah kiri pada layar Anda, klik Pages -> Add New.

klik-pages-dan-add-new-untuk-menambahkan-pages-baru

2.Dan beginilah tampilan WordPress pages editor secara default.

Tampilan pages WordPress

Sampai disini, Anda hanya perlu mengisi judul halaman saja kemudian langsung klik tombol “Publish”.

Karena saya akan ajak Anda untuk mendesain halaman website Anda dengan plugin Elementor nanti pada bab terakhir.

Jadi, biarkan saja apa adanya dulu kosong seperti ini.

Tulis judul dan klik publish

3.Jika Anda ingin membuat beberapa halaman.

Katakanlah: Halaman depan (home), halaman tentang kami, kontak kami, blog (halaman yang berisi artikel-artikel yang dibuat dalam bentuk post), dsb.. maka buatlah halaman tersebut dan biarkan kosong apa adanya.

halaman-di-website-WordPress

Dan Bagaimana Cara Menambahkan Halaman/Pages Kedalam Menu?

Sebelum kita mendesain halaman-halaman yang sudah dibuat, pertama saya ajak Anda untuk menambahkan halaman yang sudah dibuat tersebut ke dalam menu, perhatikan gambar dibawah ini:

Menu Website

Caranya mudah.

Kita akan manfaatkan fitur Customize di WordPress.

1. Di sidebar sebelah kiri pada layar Anda, klik Appearance -> Customize

fitur customizer pada WordPress

Di bagian sebelah kiri yang saya kotaki warna merah, Anda dapat melihat banyak fungsi untuk mengatur tema website Anda, seperti Site Identity, Menus, Widgets, dll.

Sedangkan di sebelah kanan adalah preview website Anda, jadi ketika Anda melakukan suatu perubahan, hasilnya akan langsung terlihat di bagian sebelah kanan/preview.

Nah, pada langkah kali ini kita akan menambahkan halaman ke dalam menu website.

2. Pertama-tama, klik “Menus”

Klik Menus

3. Lalu klik “Create New Menu”

klik tombol create new menu

4..Tulis nama menu (boleh apa saja), karena tidak akan berpengaruh ke tampilan website Anda nantinya (1), kemudian ceklis “main” (2), lalu tekan tombol “Next” (3).

Membuat menu di WordPress

5. Terakhir, klik tombol “Add Items” lalu tambahkan halaman-halaman yang ingin Anda masukkan ke dalam menu.

menambahkan menu

6.Cek bagian preview, jika sudah ditambahkan seharusnya halaman-halaman yang Anda masukkan akan muncul.

cek menu sudah tampil di preview

Jangan lupa klik tombol “Publish” yang berwarna biru jika sudah selesai.


Kustomisasi Tema GeneratePress

Sebelum kita lanjut ke langkah terakhir, yaitu mendesain halaman kosong (home, tentang, kontak, dsb) yang sudah kita buat sebelumnya.

Anda perlu melakukan sedikit penyesuaian pada tema GeneratePress Anda terlebih dahulu, agar bisa sesuai seperti yang Anda inginkan.

(Kita masih bermain dalam fitur Customize)

1. Membuat Halaman Statis di Homepage

Halaman statis adalah halaman yang tidak pernah berubah.

Tidak seperti halaman blog, dimana artikel baru akan muncul dibagian atas setiap waktu.

Jadi, “statis” akan menampilkan konten atau artikel yang sama setiap kali seseorang datang ke website Anda.

Contohnya adalah halaman depan (www.penasihathosting.com), kapanpun Anda mengunjunginya dan seberapa seringpun saya menulis artikel baru, halaman statis ini tidak akan pernah berubah.

Penasihat Hosting

 

Bagaimana cara membuat halaman statis?

Klik “Homepage Settings” pada bagian kiri Customize.

Lalu atur sebagai “A Static page”, kemudian pilih Homepage = Home

dan Posts page = Blog.

Post Page ini sifatnya opsional, namun jika Anda ingin menulis artikel yang sifatnya rutin maka Anda perlu membuat halaman Post page yang menampilkan artikel-artikel yang sudah Anda terbitkan di website.

membuat-halaman-statis

3. Kustomisasi Header Website

Jika Anda tidak yakin mana yang disebut header, perhatikan gambar dibawah ini:

header website WP

Sampai disini, Anda mungkin ingin mengganti nama website dari “My Website” atau “My Blog” menjadi gambar logo website Anda atau mengganti nya dengan nama lain.

Anda mungkin juga mau mengganti warna background navigation dari hitam menjadi putih, atau ingin merubah posisinya berada di sebelah kanan, kiri, atau tengah, dsb.

Kita akan mencoba satu per satu fungsi Customize mulai dari sini. Anda bisa berkreasi sebebas yang Anda mau.

3.1 Menambahkan Logo Website

Ini sifatnya masih optional saja.

Jika Anda sudah memiliki logo website, Anda bisa mengganti logo text dari site title website Anda menjadi logo bergambar.

Caranya buka Site Identity.

Menambahkan logo dan site icon

Kemudian ikuti langkah-langkah berikut:

(1) Centang “Hide site title” karena Anda ingin menampilkan logo image
(2) Klik tombol “change logo” dan upload logo dari komputer atau laptop Anda
(3) Jika Anda ingin mengatur lebar logo Anda
(4) Ini sifatnya opsional, tapi jika Anda ingin menampilkan favicon atau site icon (perhatikan icon pada address bar browser yang berwarna biru dongker dibawah), Anda bisa mengupload nya dengan mengklik tombol “select site icon”.

 

3.2 Merubah warna background navigation

Secara default, warna background navigation tema GeneratePress adalah hitam.

Mungkin Anda ingin merubahnya menjadi warna merah, hijau, biru atau putih.

Buka Colors, Lalu perhatikan bagian “Navigation Color Presets”. Fitur ini terbatas, Anda hanya bisa mengganti warna yang telah disediakan saja pada tema GeneratePress versi gratis nya, seperti biru, putih, grey, merah, dll.

Dalam contoh dibawah, saya merubahnya menjadi warna putih.

merubah warna navigation

 

3.2 Merubah posisi navigation menu

Setelah Anda mengganti warna background navigation, Anda mungkin juga ingin merubah posisinya.

Misalnya pada contoh dibawah, saya merubah posisi navigation menu ke sebelah kanan.

Merubah posisi navigation

Caranya sangat mudah, buka Layout -> Header. Kemudian perhatikan bagian Header Presets seperti yang saya tunjukan pada gambar diatas.

 

3.3. Menambahkan Top Bar

Jika Anda belum tau apa itu top bar, perhatikan yang saya kotaki warna merah pada gambar dibawah ini:

menambahkan top bar

Biasanya, fungsi top bar di aktifkan untuk menambahkan informasi-informasi penting, seperti nomor telefon, alamat email, dsb.

Buka Widgets -> Top Bar. Kemudian klik tombol “Add a Widget” (1), lalu ketik “text” di kolom pencarian (2) dan klik widget text nya (3).

Menambahkan text pada top bar

Kosongkan bagian “title” dan isi informasi yang ingin Anda masukkan pada top bar. Dalam contoh dibawah ini, saya memasukkan informasi nomor telf dan alamat email.

menambahkan informasi pada top bar

4. Menghapus Widgets Pada Sidebar

Ada beberapa widgets yang secara default muncul ketika Anda selesai menginstall WordPress.

Jika Anda tidak membutuhkannya, dan memang saya rasa widget-widget ini belum begitu penting, maka sebaiknya di buang saja terlebih dahulu.

Buka Widgets -> Right Sidebar. Kemudian pilih widget yang ingin dihapus (perhatikan gambar dibawah).

Menghapus widget pada sidebar

 

Sampai disini, Anda bebas meng-explore bagian-bagian lain dari Customize.

Namun pastikan sebelum lanjut ke bab terakhir,  Anda mengklik tombol “Publish” yang ada di sebelah kiri atas agar semua perubahan yang Anda lakukan dapat tersimpan atau terpublikasikan.

LANGKAH 5:

Desain Halaman Website Anda Agar Terlihat Professional


Masih ingat dengan halaman kosong yang Anda buat pada langkah sebelumnya?

Yes, sekarang saatnya kita mendesain halaman kosong tersebut.

Ini adalah bagian yang paling asyik dari panduan cara membuat website ini.

Mulai dari sini, Anda akan mendesain halaman depan (home), tentang kami, kontak kami, dan lainnya.

         Mendesain halaman website

Mendesain Halaman Dengan Plugin Elementor

Ada dua cara untuk mendesain halaman di WordPress.

Pertama, cara yang membutuhkan pengetahuan coding (cara tersulit) -> seperti mereka 15 tahun yang lalu.

ATAU menggunakan cara yang sangat mudah (drag & drop) -> cara (2019) yang akan kita gunakan dalam panduan ini.

Faktanya, saya pun dalam mendesain panduan cara membuat website ini juga menggunakan plugin (drag & drop). Saya bahkan tidak punya latar belakang IT, semuanya berawal dari mencoba.

Mendesain Halaman Depan (Home)

1. Edit Halaman Depan

Buka Pages. 

Lalu Edit halaman depan Anda, dalam contoh ini saya memberikan judul halaman depan sebagai Home.

edit-halaman-depan

Kemudian, ikuti langkah-langkah pengaturan berikut untuk mempersiapkan halaman Anda sebelum meng-edit nya dengan plugin Elementor.

1. Perhatikan bagian sebelah kanan bawah layar hingga Anda menemukan pengaturan sidebars, footer widgets, disable elements dan page builder container.

Pertama, pada bagian Sidebars (1) pilih atau centang “Content (no sidebars)”

no sidebar

2. Kedua, klik bagian Disable Elements dan centang “Content Title”

disable content title

3. Ketiga, pilih “Full Width” pada bagian Page Builder Container.

Pilih full width

4. Setelah itu klik tombol Update” (1) yang ada di sebelah kanan atas.

Kemudian klik tombol “Edit with Elementor” (2).

update dan edit dengan Elementor

2. Edit Halaman Dengan Elementor

Disinilah tempat Anda mengedit dan mendesain halaman depan Anda.

Desain halaman dengan Elementor

Faktanya, ini adalah cara modern dalam mendesain halaman di WordPress.

Jadi, seperti yang Anda lihat pada gambar dibawah, terdapat 2 bagian kiri (1) dan kanan (2) yang agak mirip seperti fitur Customize yang sudah kita gunakan sebelumnya.

Di bagian kiri terdapat widget-widget yang bisa Anda gunakan, seperti widget heading untuk membuat Judul halaman, widget image untuk menambahkan gambar, widget button untuk membuat tombol, dan lain-lain.

2 bagian dalam editing halaman dengan Elementor

Disini ada 2 cara untuk mendesain halaman.

Pertama dan cara termudah adalah menggunakan template yang sudah disediakan oleh Elementor, Anda cukup melakukan modifikasi dari template yang sudah ada.

Kedua, mendesain halaman dari nol, ini mungkin bukanlah cara yang bagus buat pemula.

Jadi, di dalam panduan ini kita akan menggunakan cara pertama, yaitu menggunakan template yang sudah ada dan memodifikasinya.

 

3. Menggunakan Template yang Sudah Ada

Klik icon “Add Template” yang terletak di tengah-tengah layar Anda.

klik icon add template

Elementor memiliki berbagai template untuk dipilih.

Beberapa tersedia gratis, sementara ada template yang hanya bisa digunakan jika Anda upgrade plugin Elementor ke versi pro.

Cari layout yang Anda sukai dan klik “insert”.

Disini, Anda dapat melihat preview template yang Anda pilih sebelumnya.

Jika Anda sudah yakin, klik tombol “Insert” untuk menampilkannya pada halaman website Anda.

Jika tidak, klik “Back to Library” untuk mencari template lainnya.

insert-template-ke-halaman-website

Sekarang Anda sudah memiliki template dan Anda sudah siap untuk melakukan modifikasi dari template yang Anda pilih.

 

4. Memodifikasi Template

Untuk merubah suatu bagian atau element, Anda cukup mengklik element yang Anda ingin ganti.

Misal pada contoh dibawah ini saya ingin mengganti text menjadi “Hi guys, disini Randika……”

Dan perhatikan panel di sebelah kiri Anda, panel tersebut langsung berubah menjadi editor untuk element yang Anda klik.

klik-element-untuk-merubahnya

Pada panel Editor, klik tab “Style” untuk mengganti warna text dan ukuran font.

mengganti-warna-dan-ukuran-font

Mari kita coba berlatih mengganti element lainnya.

Misalnya Anda ingin merubah gambar pada background hitam di gambar dibawah ini.

Klik kanan pada mouse/touchpad laptop Anda pada gambar background, lalu pilih “Edit Section”.

mengganti-gambar-background

Kemudian perhatikan panel di sebelah kiri Anda.

Klik tab “Style” lalu klik pada gambar (2) untuk mengganti gambar pada background.

ganti-gambar-background

Jika Anda ingin menghapus element, klik kanan element yang Anda maksud, lalu pilih “Delete”.

menghapus-widget

5. Selesaikan Desain Halaman Depan (Home) Anda

Elementor cukup mudah untuk dipahami.

Mungkin Anda akan menemui kesulitan pada awal mulai mendesain website Anda, tapi itu wajar, Anda perlu mencoba dan mengeksplore bagian-bagian pada Elementor agar terbiasa menggunakannya.

Sampai disini Anda bebas berkreasi seperti mengganti warna background, menambah section dan widget, membuat tombol, dan lain-lain.

Mendesain Halaman Lainnya

Setelah Anda menyelesaikan halaman home, mungkin Anda perlu mengisi halaman-halaman lainnya, seperti kontak, layanan dan tentang.

halaman-lain-yang-perlu-Anda-kustomisasi

Caranya sama dengan mendesain halaman depan (home).

Gunakan plugin Elementor seperti Anda mendesain halaman depan (home) pada langkah sebelumnya.

LANGKAH 6:

Launching Website Anda dengan Membagikannya ke Social Media Anda


Jika Anda benar-benar mengikuti panduan cara membuat website dengan WordPress ini dari awal hingga akhir, saya yakin website Anda sudah siap untuk di terbitkan.

Atau jika belum, mungkin masih ragu atau punya pertanyaan lain, jangan sungkan untuk mengirimkan saya pertanyaan.

Biasanya pesan masuk akan saya balas dalam 1×24 jam.

        Launching website Anda

Share This