Terima kasih untuk semua yang sudah menanyakan hal ini, ya sedikit banyak memberikan saya ide untuk menulis. Sebenarnya banyak sekali yang ingin saya bagikan, memang judulnya menggunakan “Python”,tapi ini ngga beneran tentang Python kok. Jadi seperti biasa saya ngga akan pakai materi yang ribet, cukup pengalaman saya saja. Mari kita coba simak sejenak, semoga bisa menginspirasi.

Balik ke hari itu

Sebenarnya kalau teman-teman pernah membaca postingan saya sebelumnya pasti sudah tahu mengenai cerita awal saya belajar dunia ketik-ketik (baca: programming). Tidak bermaksud merasa keren, saya juga masih seorang stackoverflow-ist, masih manusia biasa yang kadang codenya berantakan 😀 . Mulanya saya bingung karena belum selesai belajar bahasa yang satu sudah tiba-tiba teman saya membicarakan bahasa yang lain lagi, jujur saja rasanya waktu itu ingin nyerah karena hampir lelah tiap hari belajar sesuatu yang baru. Tapi, seiring berjalannya waktu, saya mulai memiliki perspektif bahwa semua bahasa pemrograman itu hanya toolsyang membantu kita untuk mencapai tujuan kita. Jadi bayangkan saja misalnya kita mau memasak nasi goreng, pasti kan banyak alat yang kita gunakan, mulai dari pisau, talenan, kompor, penggorengan, spatula, dan lain sebagainya, cuma yang jadi masalah bagaimana cara kita memilih alat-alat yang tepat.

Lalu saya mulai dari mana?

Saya juga dulu berpikiran yang sama kok, jadi buat kamu-kamu yang berpikiran sama dengan saya, tenang saja, kamu ngga sendiri. Dulu saya suka buka situs forum pemrograman dan di dalamnya isinya banyak sekali kategori, mulai dari kecerdasan buatan, web programming, desktop programming, keamanan jaringan, dan lain sebagainya. Jujur saja, waktu itu saya bingung saya mau belajar dari mana, ketika saya mau mulai belajar dari web programming tiba-tiba saya melihat forum pemrograman yang bertemakan keamanan jaringan, dan hal itu membuat saya terdistraksi sejenak. Namun setidaknya kamu memulai, kamu-pun nanti akan tahu mana yang kamu suka. Lalu bukankah jadi kurang efektif mencoba semuanya? Tenang saja, semua hal itu hampir berkaitan, tidak ada ruginya kok mempelajari banyak hal, karena pada akhirnya kamu akan menyadari bahwa satu dan yang lain berhubungan. Contohnya, saya dulu memulai dari desktop programming, namun seiring waktu saya memutuskan untuk fokus ke data engineering, dan semua yang sudah saya pelajari sebelumn ya sangat membantu saya, contoh ketika saya belajar membuat API sewaktu mempelajari web programming dan itu sangat membantu saya ketika saya selesai menyiapkan data dari proses pembersihan (atau biasa disebut cleansing) ke publik (melalui API).

Otomatisasi?

Jujur saja saya sangat suka dengan perspektif bahwa komputer itu adalah alat yang seharusnya membantu pekerjaan manusia. Dengan kata lain seharusnya program/kode skrip yang kita buat dapat melakukan otomatisasi banyak pekerjaan kita sehingga bisa menghemat waktu dan tenaga. Sebagai contoh misalnya ketika kita memiliki sebuah file CSV yang berisi data karyawan seperti ini:

Lalu suatu hari kita ingin melakukan suatu pengayaan data dengan menambahkan jenis kelamin dari data ini, apa yang kamu coba pikirkan? Identifikasi nama satu per satu line kemudian menambahkan jenis kelaminnya? Misal line 1: Bapak Aldi seperti yang kita tahu bahwa nama Aldi pasti pria. Bayangkan kalau ada 1000 line atau satu juta line, sangat melelahkan bukan? Nah bagaimana kalau kita membuat suatu skrip yang mampu melakukan ini secara otomatis?

Seperti skrip diatas, yang membaca apakah ada sebutan Ibu atau Bapakatau Nona atau Tuan dan sebagainya, sehingga kode diatas mampu membantu kita untuk melakukan identifikasi gender secara otomatis. Cukup sederhana namun sangat membantu kita dalam kehidupan sehari-hari. Jadi programming atau scripting atau biasa yang dikenal juga sebagai coding tidak melulu soal yang ribet, njelimet, atau harus ada sesuatu perhitungan sulit dan sebagainya, kita bisa mulai dari masalah yang ada di sekitar kita.

Menjawab Pertanyaan

Postingan ini belum selesai kok, supaya tidak menyisakan rasa penasaran.

Lalu Python bisa digunakan untuk apa saja mas?

Jawaban saya adalah:

Mulailah dari permasalahan yang kamu ingin selesaikan, kemudian coba kamu otomatisasikan dengan menggunakan Python. Python tidak melulu untuk membuat web keren, atau desktop apps dengan GUI yang menawan, tapi untuk kamu gunakan layaknya pisau, gunakanlah pisau untuk memotong secara baik setiap makanan agar memudahkan untuk dimasak atau dimakan.

Dan Akhirnya…

Sebenarnya postingan saya kali ini tidak terbatas hanya pada Python saja, tapi juga untuk yang lain. Saya tergerak membuat postingan ini karena banyak teman-teman yang ingin memulai dunia programming tapi masih bingung mau mulai dari mana. Akan lebih baik juga kalau kamu punya mentor, agar mempercepat proses belajar.

Terima kasih.

Sumber : https://medium.com/@yoshuajoe/mau-mulai-dari-mana-python-bisa-digunakan-untuk-apa-saja-1f75551b6ffa