Perkembangan informasi dan teknologi sekarang ini semakin sudah tak terbendungkan lagi, dengan menjadikan desain grafis semakin dibutuhkan. Desain grafis merupakan suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar sebagai alat menyampaikan informasi ataupun pesan. Dalam desain grafis terdapat kata commercial art, artinya paduan antara seni rupa dengan komunikasi yang memiliki tujuan bisnis atau tujuan tertentu yang berhubungan informasi media teknologi. Nah, agar dapat bersaing atau berkecimpung di dalamnya, kamu perlu mengetahui beberapa hal yang perlu diperhatikan pada desain grafis. diantaranya,

Garis (Line)

Garis tidak memiliki kedalaman (dept), tapi memiliki ketebalan dan panjang. Selain itu memiliki variasi yang beragam seperti garis lurus yang terkesan formal, lengkung yaitu lembut, zig-zag artinya dinamis dan tidak beraturan atau fleksibel.

Bidang (Shape)

Bidang atau Shape adalah segala bentuk apapun yang memiliki dimensi tinggi dan lebar. Bidang dapat berupa bentuk geometris seperti, lingkaran, segitiga, segiempat, dll. Bidang geometris memiliki kesan formal.

Warna (COLOR)

Warna adalah elemen visual penarik perhatian paling utama. Bila penggunaan warna salah, maka kualitas, citra pun akan salah. Contoh adalah warna yang lembut akan memancarkan kesan romantis dan tenang.

Gelap dan terang (VALUE)

Unsur keempat desain grafis yaitu mengatur gelap dan terangnya. Terdapat dua pembagian dalam kategori ini yaitu Low Contrast Value artinya penggunaan warna yang cenderung kalem, statis dan sederhana. Sedangkan high contrast value yaitu penggunaan warna kontras yang ekstrim sehingga menghasilkan visual yang enerjik.

Teksture

Tekstur merupakan nilai halus atau kasarnya sebuah permukaan benda dalam desain grafis yang penggunaan teksturnya diberi visual lebih berkarakter. Selain itu dapat mengatur keseimbangan dan kontras dalam sebuah desain komunikasi visual.

Memilih Font

Memilih font yang jelas, mudah dibaca, dan sesuai dengan karakter juga tujuan desain tentu adalah hal yang perlu dilakukan.

Maka dari itu, penting untuk mengetahui font apa yang cocok dengan brand kita.

Jangan terlalu banyak menggunakan font yang berbeda dalam satu desain. Jangan pula menggunakan font yang terlalu sedikit.

Gunakan saja paling tidak dua hingga tiga jenis font dalam satu desain.

Terlihat sepele memang, tapi hal inilah yang akan memudahkan para pembaca untuk melihat desain.

Percayalah, desain yang baik adalah yang mudah dimengerti. Karena saat seseorang tidak mengerti desain yang dilihatnya, ia akan langsung memalingkan wajah ketempat lain.

Teks

Jika tipografi atau font adalah bentuknya, maka teks adalah isinya. Isi dari teks yang ada dalam desain harus dibuat sesederhana mungkin.

Selain itu, penting juga untuk memberikan informasi yang lengkap di dalam desain grafis.

Hal ini agar nantinya followers akan langsung mengerti dengan informasi yang ada.

Jangan juga menggunakan teks yang terlalu panjang karena akan sulit untuk dibaca dalam waktu singkat

Tujuan

Hal yang penting sebelum membuat desain grafis di sosial media adalah tujuan. Hal ini karena tujuanlah yang menentukan bagaimana desain yang cocok dan yang tidak.

Coba tuliskan jawaban dari beberapa hal berikut:

  • Apa tujuan dari postingan?
  • Apakah kita ingin meningkatkan penjualan?
  • Ingin meningkatkan traffic website?
  • Atau meningkatkan engagement?

Karena semua hal tersebut memiliki konten yang berbeda dan harus dilihat dari sudut pandang yang berbeda pula.

Selain itu, kita juga perlu menargetkan siapa yang dituju, media sosial apa yang digunakan, dan konten apa yang cocok dibuat untuk media sosial tersebut.

Kalau ingin meningkatkan traffic website, cobalah baca artikel berikut: Cara Meningkatkan Traffic Blog Dengan Mudah dan Cepat

Share This